CINTA JANGAN KAU PERGI

Standar

 

Kisah cinta ku tidak sebaik orang lain aku merasa layu ketika cinta ku ini bertepuk sebelah tangan ingin rasanya aku kembali berdiri namun aku tak kuasa.

“Apa wajah ku seburuk yang mereka kira?” berbicara didepan kaca sambil memutar mutarkan tubuh seperti model

Bodohnya diriku ini mencintai seseorang yang tidak akan pernah mungkin menjadi miliku.

“Hayo lah Rasya bangun dari mimpi ini” berguman seraya menampak kedua pipinya.

Aku rasya seorang remaja yang selalu diolok-olok teman karena penampilan yang culun dan menyukai seorang perempuan tercantik dikelas,jantungku seakan berdetak kencang saat berpapasan dengannya tapi bibir ini serasa kelu untuk sekedar bebincang dengan nya.

***

Kring kring kring…

Pagi yang cerah sengatnya sinar mentari membangunkan ku dari tidur mimpi panjang ku,dengan segera aku bergegas berangkat kesekolah ku,yah tentu saja dengan penampilan yang sangat culun menurut pendapat teman-teman ku padahal menurut ku penampilan ku sangat rapid an mencirikan seorang siswa.

Mereka benar-benar aneh.

“Waduh ada pak rasya nih pagi-pagi rapi sekali hahahahahaha bapak mau pergi kekantor” meledek ku dengan tertawa meledak-ledak.

“Terserah kalian saja karena bagiku penampilan ku ini biasa saja,kalian yang aneh”

Dari kejauhan aku melihat seorang gadis impian ku melewati ku begitu saja,rasanya jantung ku ini ingin meledak mulut ku tak dapat berbicara satu patah katapun.

“Haaaaaaaaaaaaaaaay  feby” bona,riko dan rifky berteriak bersamaan

“feb ni ada yang minta salamin katanya dia cinta dan suka sama kamu nih orangnya siapa lagi kalau bukan rasya sang pangeran tampan hahahahaha”,mereka tertawa beriringan seraya menunjuk kearah ku

“Hay juga aku duluan ya soalnya aku belum sempat mengerjakan pr matematika ku!” menjawab dengan terburu-buru tanpa mempedulikan  kata-kata bona riko dan rifky.

“Maaf feb mereka berbohong”,menundukan kepala karena malu

“oh tuhan betapa malunya aku karna perbuatan kalian semua teganya kalian”,dengan nada kesal aku bergegas meninggalkan mereka

“Hei sobat sadarlah kami ini hanya ingin menolongmu,betapa bodohnya dirimu rasa cinta disimpan hanya dalam hati”,mengenyitkan dahi seolah serius dengan kata-kata mereka

“Tapi tetap saja cara kalian salah,kalian kan tau kalau sebenarnya feby tidak menyukaiku jangankan suka melirik kehadapan ku saja dia agak jijik”,beranjak meninggalkan mereka

***

Kulabuhkan pandangan pada lampu kamar yang bersinar terang hatiku masih memikirkan hal tadi mengapa begitu hinanya aku dimatanya mengapa cinta ini membuat hati ku beku.

“Ya tuhan tahukah kau betapa teririsnya hatiku ini mengapa kau seakan tak peduli kepada ku cinta ini menyiksa ku”,berguman dalam hati seraya mengadu apada tuhan.

Tiba-tiba bunyi ringtone handphone ku membangunkan aku yang tiba-tiba tertidur.

“Halo???”

“Rasya ini aku tita,maaf aku menganggu mu malam-malam begini,oh iya kau tau tanggal 18 november nanti feby ulang tahun aku dan teman-teman lain sedang menyiapkan hadiah untuknya,bukankah kau menyukai feby hehe ini kesempatan besarmu untuk mendapatkan hatinya”,tita seakaan meledek dan sekedar memberi informasi”

“Ok tita terima kasih ya atas informasinya,tapi bukankah masih lama?”

“rasya sebentar lagi kita akan berpisah karena kita sedang menunggu kelulusan,apa kamu lupa?”

“Iya tita aku pasti akan sangat merindukan kalian”

“kita sambung besok saja ya rasya..”

“baik,terima kasih sebelumnya tita”

Hhhhhhhaaaaaaaaaaaaah aku menarik nafas panjang semoga caraku ini berhasil amin.

***

Hari berganti hari kelulusan pun tiba senang sedih bercampur menjadi satu karena saat-saat bersama mereka adalah sesuatu yang akan aku rindukan nanti tidak ada teman-teman yang meledek ku dengan feby.

Tidak ada raut wajah cantik yang ceria dihadapan ku pasti aku akan teringat tentang feby.

Meski hati ini setiap malam selau gundah kuingin kau tau betapa aku sangat mengharapkan mu,entah mengapa seakan kaulah yang selalu ku impikan mengapa kau selalu terdiam dan seakan merasa benci kepada ku,apa salah ku? Hingga kau terlampau selalu dingin kepada ku.

Tanpa terasa air mataku mengalir merasakan sakitnya cinta tanpa balasan hanya bulir-bulir air mata ini yang dapat membuatku terbawa tenangnya malam sunyi.

 

***

Saat yang dinanti tiba aku dan teman-teman sibuk mengenakan jas bagi yang   laki-laki dan yang wanita sibuk menggunakan kebaya.

Jantungku berdebar saat aku melihat feby berjalan dengan pakaiannya yang anggun bak seorang putri.

“feby kata rasya kamu makin cantik saja apa kamu mau jadi pacarnya,dia sudah lama memendam rasa itu feb”,rifky menghampiri feby sambil menyeletuk

“Hush,maaf feb dia hanya bercanda”,wajahku memerah karena malu

Feby hanya diam dia seakan tidak perduli kepada ku dan kembali pergi mempercepat langkahnya.

Aku kecewa namun kutahan rasa itu dengan hanya berfoto-foto ria dengan teman-teman ku.

***

Aku kini menunggu panggilan dari universitas tempat aku mendaftar aku memilih universitas yang sama dengan feby.

Tersadar aku saat kulihat 2 hari lagi tanggal 18 aku pun segera mencari sebuah kado istimewa untuk feby,akhirnya aku putuskan membelikannya boneka warna pink.

Tanggal 18 pun tiba aku berusaha mencari alamat feby dari info yang kudapat dari teman-teman ku

Setelah kudapatkan aku berusaha mencari alamatnya dengan jeli aku berusaha menemukan nya akhirnya kutemukan tempat tinggal feby namun kakiku seakan kaku,kucoba untuk bertanya kepada orang tuanya dimana feby ternyata feby belum pulang,aku kecewa aku pergi dan menahan rasa lelah ku dan aku menitipkan kado itu pada tita.

‘tita aku titipkan kado ini padamu jagalah kado ini kalau sempat tolong kamu sampaikan pemberian ku ini”

“baiklah rasya,tersenyumlah sahabat aku yakin suatu saat kau akan mendapatkan orang yang lebih baik dibanding feby”,tita seakan terharu

“terimakasih aku ingin kembali kerumah sekarang”,mengambil motor dan segera bergegas pulang

***

Setibaku dirumah aku diberitahu adikku bahwa aku tidak diterima di universitas yang sama denagn feby aku terpuruk dalam deritaku dan mencoba mencari universitas lain.

Hari-hari berlalu aku sudah lama tidak bertemu feby rasanya aku sangat rindu kucoba mengirim pesan lewat facebook ku berharap balasan darinya…….

Hay feby apa kabar semoga baik-baik saja aku sangat rindu kepadamu makin lama wajahmu makin cantik dan imut..

Namun pesan ku tidak pernah dibalas atau digubris olehnya.aku terduduk aku bersimpuh kepadaNya yang maha kuasa kini kusadar dia bukan milik ku

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s