Aku ini siapa?

Standar

 

Saat aku melihat wajah didalam gambar ini rasanya pahit getir yang terjadi seakan kembali dibenakku melayang bagaikan pikiranku yang selalu bertanya dimana ibuku?

Dimana wanita yang memberikan kehidupan kepadaku mengapa ia meninggalkan ku sendiri,ternyata penantianku selama ini sia-sia karena ia sudah pergi menghadap sang illahi

“Vina maafkan tante nak kau harus tahu bahwa wanita yang merawatmu selama ini bukanlah ibu kandung mu tapi aku adalah tantemu”

Betapa terkejut dan lemasnya aku Karena ternyata ia adalah tante ku bukan ibuku

Air mataku serasa tak tertahan jatuh bagaikan mendungnya hujan yang diselimuti awan hitam.

“Tante apa semua yang kau katakana itu benar?”,bertanya seolah tak percaya

“Kau tahu nak ketika dulu ayah dan ibumu menikah mereka tidak diberikan restu”

kekacauan pun terjadi ketika mereka menerima kelahiranmu ayah dan ibu setiap hari hanya bertengkar dan bertengkar ayah mencurigai kalau ibu bekerja di klub malam,sedangkan kelakuan ayahku semakin menjadi-jadi ia selalu membawa selingkuhan nya kedalam rumah kami sampai akhirnya ayahku menikah siri dengan wanita jalang itu.

Entah dimana mereka ketika aku membutuhkan kasih sayang mereka?,dengan keji mereka bertengkar ditengah lintasan kereta api sampai-sampai aku yang sedang digedong ibuku ditinggalkannya begitu saja ditengah rel,mereka meributkan dimana tempat aku tinggal nanti,ayahku merasa tidak ingin menerimaku karena ia sibuk dengan istri barunya

Sedangkan ibu repot dengan pekerjaannya mencari uang untuk kelanjutan kehidupanku

Bunyi kereta terdengar datang dari kejauhan sedangkan aku masih menangis didalam keranjang yang berada ditengah rel

“Awaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaas?”,tiba-tiba dari kejauhan seorang tukang becak mengangkat keranjang bayi yang didalamnya ada diriku.

“Mengapa kalian tega meninggalkan anak kalian ditengah rel?,dasar orang tua yang tidak bertanggung jawab!!!”

Tapi kedua orang tuaku hanya diam,sedangkan ibuku terlarut dalam tangisannya

Akhirnya ayahku memutuskan aku dititipkan kepada om dan tanteku

Dan kini ayahku sibuk mengurus anak dari istri barunya

Sedangkan ibu meninggal karena penyakit jantung yang ia derita

“Hmmmmmmmmmmm,yah merekalah yang merawatku hingga kini”

Meskipun ibu yang sebenarnya adalah tanteku agak tempramen menghadapiku mereka banyak berjasa kepadaku memberiku pendidikan,hangatnya kasih sayang juga masalah biaya-biaya kehidupanku

Tanteku mempertemukan ku dengan ayahku akupun menerima sarannya

Haripun tiba aku dibawa kerumah ayahku hidup mereka sangat sederhana dan dan aku merasa sedih melihatnya biaya sekolah untuk adik tiriku saja masih kurang apalagi untuk membiayaiku?

aku melihat sesosok pria yang berwajah kusut menghampiriku setelah 18thn aku baru bertemu dengannya karena aku baru diberitahu siapa aku ini sebenarnya

“vina…anakku masih mau kah kau menerima ku sebagai ayahmu?”,menangis memeluk tubuhku yang masih seakan beku

Aku terdiam seakan beku

Asing bagiku melihat orang yang belum pernah aku lihat mengaku sebagai ayah

“nak……………..maafkanlah ayahmu ini,sekarang ayah menyadari betapa berartinya dirimu”

“iya ayah”,aku hanya menganguk dan tersenyum meski hati ini sakit aku tidak menyimpan dendam kepadanya

“sudikah kau untuk tinggal bersama adik-adik tirimu?”

“maaf ayah bukannya aku menolak tapi aku masih ingin bersama keluargaku yang slalu setia merawatku”

“baiklah nak tapi aku berjanji akan berubah,hubungi aku jika kau membutuhkanku dan aku akan mentransfer uang untuk keperluanmu setiap bulan meskipun hanya sekedarnya”

“terimakasih ayah,aku kembali tersenyum dan memeluknya”

Aku beranjak kearah tanteku iapun menagis dan memelukku erat

“aku akan selalu menyayangimu nak,aku akan sealu menjagamu”

“aku berjanji mama aku akan menjadi anak yang berguna bagi kalian semua”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s